Kepenghuluan Serusa – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kepenghuluan Serusa menggelar pertandingan tradisional gasing yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini dilaksanakan di lapangan terbuka Masjid Nurul Huda dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Pertandingan gasing kali ini diikuti oleh beberapa tim, di mana satu tim terdiri dari empat orang peserta. Setiap tim menurunkan gasing andalan mereka yang dibuat khusus untuk lomba, sehingga jalannya pertandingan berlangsung sangat seru dan menegangkan.
Setelah melalui babak penyisihan dan final yang sengit, akhirnya ditetapkan para pemenang lomba. Juara pertama berhasil diraih oleh Tim Goli Goli Sodap yang terdiri dari Asan Basri, Misran, Adek, dan Inang. Juara dua dimenangkan oleh Tim Comok dengan anggota Andi Hartono, Nasri, Agus, dan Madi. Sementara itu, juara tiga direbut oleh Tim Jambu Madu yang diperkuat oleh Iyok, Herman, Saipul, dan Asan. Adapun kategori Harapan 1 dimenangkan oleh Tim Asam Lakum yang terdiri dari Duan, Indra, Surat, dan Awi.
Dalam acara puncak partai final tersebut, hadir Pj. Kepenghuluan Serusa, Bapak Herman, S.E., mantan Pj. Kepenghuluan Serusa, Bapak Jasmin, S.Pd., serta Bapak Jumino selaku Penghulu AMJ Kepenghuluan Serusa, Serta Tokoh Masyarakat Kepenghuluan Serusa. Mereka turut menyaksikan jalannya pertandingan final hingga penyerahan hadiah. Pada kesempatan itu, para tokoh tersebut juga memberikan Trofi dan Sertifikat perlombaan secara langsung kepada para pemenang, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas peserta.
Pj. Penghulu Serusa, Herman, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba gasing ini sengaja diadakan untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Gasing merupakan permainan warisan nenek moyang kita yang perlu terus dijaga. Selain untuk hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah kebersamaan masyarakat dalam merayakan HUT RI ke-80,” ujarnya.
Lomba tradisional seperti ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya. Acara yang berlangsung bebrapa malam itu ditutup dengan suasana meriah, penuh semangat kemerdekaan, serta kebanggaan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan budaya dan olahraga tradisional di Kepenghuluan Serusa.
Penulis,
Janu Raya, A.Md., Ak.






